Ryu's Said

Wellcome to my Blog, please enjoy and coment

Friday, April 25, 2014

Cerpen : Tiga Kurcaci bersaudara


Suatu pagi, di suatu bukit terdapat sebuah rumah kurcaci. Rumah itu berdinding kayu yang tampak usang dan terdapat sebuah cerobong asap untuk perapian. Domba gemuk dan lincah terlihat disekitar rumah. Kebun yang cukup luas pun terletak dibelakang rumah tersebut. Di dalam rumah tersebut tinggalah 3 orang kurcaci yang bernama Pedro, Lexy dan Merry. Mereka adalah tiga kurcaci bersaudara yang sudah tinggal dirumah itu lebih dari seratus tahun.
“Hei, Pedro. Ayo bangun!” teriak Lexy dari ruang makan. Pedro sang kakak pertama masih tertidur lelap walau sekarang sudah tiba waktu untuk sarapan. Merry pun sudah bangun untuk membuatkan sarapan. Suara pisau yang mencacah bahan makanan pun sudah terdengar dari pagi tadi. Lexy yang sudah bangun setelah Merry sekarang membereskan meja makan.

Tuesday, April 22, 2014

Ragam Bahasa




Sebelum mengetahui lebih jauh mengenai ragam bahasa, berikut beberapa pengertian dari ragam bahasa. Berikut adalah pengertian ragam bahasa menurut para ahli.
Menurut Fishman ed (1968), suatu ragam bahasa, terutama ragam bahasa jurnalistik dan hukum, tidak tertutup kemungkinan untuk menggunakan bentuk kosakata ragam bahasa baku agar dapat menjadi anutan bagi masyarakat pengguna bahasa Indonesia. Dalam pada itu perlu yang perlu diperhatikan ialah kaidah tentang norma yang berlaku yang berkaitan dengan latar belakang pembicaraan (situasi pembicaraan), pelaku bicara, dan topik pembicaraan.

Monday, February 10, 2014

KONVENSI NASKAH



            Dalam pembuatan naskah yang baik juga kita harus memperhatikan struktur kalimat dan pilihan kata (diksi) yang dibuat sedemikian rupa, sehingga apa yang kita tulis itu jelas, teratur dan menarik. Sebuah karangan juga menuntut suatu persyaratan lain yaitu persyaratan formal; bagaimana supaya bentuk atau wajah dari karangan itu, sehingga kelihatan tampak lebih indah dan menarik. Persyaratan formal ini meliputi bagian-bagian pelengkap dan kebiasaan-kebiasaan yang harus diikuti dalam dunia kepenulisan. Semua persyaratan ini secara umum disebut dengan konvensi naskah. Konvensi naskah adalah penulisan sebuah naskah berdasarkan ketentuan, aturan yang sudah lazim, dan sudah disepakati.

SYARAT FORMAL PENULISAN SEBUAH NASKAH

Dalam menyusun sebuah karangan perlu adanya pengorganisasian karangan. Pengorganisasian karangan adalah penyusunan seluruh unsur karangan menjadi satu kesatuan karangan dengan berdasarkan persyaratan formal kebahasaan yang baik, benar, cermat, logis: penguasaan, wawasan keilmuan bidang kajian yang ditulis secara memadai; dan format pengetikan yang sistematis.
Persyaratan formal (bentuk lahiriah) yang harus dipenuhi sebuah karya menyangkut tiga bagian utama, yaitu: Bagian pelengkap pendahuluan, isi karangan, dan bagian pelengkap penutup.

Unsur-unsur dalam Penulisan Sebuah Karangan:

A.     Bagian Pelengkap Pendahuluan
a.    Judul Pendahuluan (Judul Sampul)
b.   Halaman Judul
c.    Halaman Persembahan (kalau ada)
d.   Halaman Pengesahan (kalau ada)
e.   Kata Pengantar
f.    Daftar Isi
g.    Daftar Gambar (kalau ada)
h.   Daftar Tabel (kalau ada)

Contoh Proposal




KATA PENGANTAR

Syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan proposal “Festival Malam Seni Wikusama 2010” ini.
Proposal ini kami susun agar kegiatan dan acara-acara yang akan berlangsung pada saat penyelenggaraan dapat berjalan dengan lancar dan terorganisasi dengan baik sehingga dapat meminimalisasi kemungkinan terjadinya permasalahan yang dapat menghambat jalannya acara.
Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung dalam proses penyusunan proposal ini.
Menyadari akan keterbatasan kami sebagai manusia apabila dalam  penyusunan proposal ini  mengalami kesalahan baik dari segi tulisan  ataupun bahasa kami mohon maaf.             

Sunday, December 29, 2013

Pembuatan dari topik umum ke topik khusus

Berikut adalah contoh cara membuat atau mengambil topik yang khusus dari topik umum (general topik). Langkah pertama tentukan dahulu topik yang berkedudukan general atau topik umum yang akan digunakan, lalu beri pertanyaan apakah topik tersebut masih dapat diperinci secara lanjut, jika masih dapat diperinci, tempatkan rincian tersebut, kemudian pilih dari rincian tersebut yang akan ditulis atau diteliti setelah itu ajukan pertanyaan yang sama pada rincian yang dipilih hingga didapat topik yang khusus. Setelah diuji, buat kerangka karangannya.
Contoh pembuatan topik dimulai dari topik besar hingga ke topik khusus
1. Tentukan topik besar (general topik)
    Jepang

2. Ajukan pertanyaan : Apakah Indonesia masih dapat diperinci secara lanjut ?
    Jawab : Ya, masih dapat diperinci.
    Rinciannya : - Etimologi
                       - Politik
                       - Geografi
                       - Ekonomi
                       - Demografi
                       - Pendidikan
                       - Budaya
                       - Prefektur
3. Pilih salah satu dari rincian topik besar yang akan diteliti lebih lanjut
    Rincian yang dipilih : Budaya
4. Ajukan pertanyaan : apakah ragam budaya masih dapat diperinci secara lanjut ?
    Jawab : Ya, masih dapat diperinci
    Rinciannya : - Tarian
                       - Bangunan
                       - Pakaian
                       - Makanan
                       - Musik
             
5. Pilih salah satu dari rincian yang akan diteliti lebih lanjut
    Rincian yang dipilih : Tarian

6. Ajukan pertanyaan : Apakah tarian masih dapat diperinci secara lanjut ?
    Jawab : Ya, masih dapat diperinci
    Rinciannya : - Tari Odori, yang berasal dari periode Edo
                       - Tari Mai, yang berasal di bagian barat Jepang

7. Pilih salah satu dari rincian yang akan diteliti lebih lanjut
    Rincian yang dipilih : Tari Odori, yang berasal dari periode Edo.

8. Ajukan pertanyaan : Apakah tari odori, yang berasal dari periode Edo masih dapat diperinci secara lanjut ?
    Jawab : Ya, masih dapat diperinci
    Rinciannya : - Tari Bon odori
                       - Tari Nenbutsu odori
                       - Tari Kasa odori

9. Pilih salah satu dari rincian yang akan diteliti lebih lanjut
    Rincian yang dipilih : Tari Kasa odori

10. Ajukan pertanyaan : Apakah tari jaipong masih dapat diperinci secara lanjut ?
      Jawab : Tidak

Setelah tidak dapat diperinci lagi maka didapatkan topik khusus dari topik umumnya yaitu Jepang.  Topik khusus yang dipilih adalah tari kasa odori. Selanjutnya, buat kerangka untuk pembahasan tari kasa odori.

Kerangka karangan (Outline) yang dapat dibuat untuk topik tari kasa odori, yaitu :
1. Latar Belakang tari kasa odori
2. Sejarah tari kasa odori
3. Tujuan tari kasa odori
4. Gerakan yang ada pada tari kasa odori
5. Penunjang dalam menari tari kasa odori